22 May 2009

Akses Internet Unlimited GSM Paling Murah

Telah ada beberapa layanan akses internet GSM yang saya masukkan ke dalam kategori layanan akses internet unlimited paling murah di Indonesia saat ini (14 April 2009). Selain murah, layanan internet ini bisa dinikmati oleh siapa saja dan dimana saja, selama ada jaringan HSDPA/3.5G, UMTS/3G, atau GPRS dari operator GSM terkait. Banyak diantara kita yang telah menggunakannya, akan tetapi mungkin juga banyak yang belum mengetahuinya. Untuk itu, berikut adalah operator internet atau internet provider GSM yang telah menyediakan layanan internet unlimited murah tersebut:

1. Telkomsel

Layanan akses internet unlimited dengan harga murah ini dipelopori oleh Telkomsel dengan meluncurkan Telkomsel Flash Unlimited-nya, dimana salah satu diantaranya adalahTelkomsel Flash Unlimited Paket Basic” dengan biaya RP. 125.000/bulan + PPN 10 % atau total Rp. 137.000/bulan dengan sistem pasca bayar.

Telkomsel Flash Unlimited Paket Basic ini bisa juga digunakan untuk mengirim serta menerima panggilan telepon/percakapan maupun SMS, apalagi jika modem yang digunakan adalah pesawat handphone atau modem lain yang bisa digunakan untuk percakapan maupun SMS melalui komputer. Biaya untuk telepon dan SMS ini tentu saja di luar biaya khusus internet yang Rp. 125.000 + PPN 10 % yang tadi, dan berlaku tarif biasa yang berlaku pada tarif telepon dan SMS Kartu Hallo, karena layanan ini menggunakan Kartu Hallo sebagai chipnya.

Keterangan:

Kecepatan (speed): Up to 256 kbps hingga 3GB quota perbulan. Dan bila telah melampaui kecepatan tersebut, maka kecepatan diturunkan menjadi Up to 64 kbps.

2. Indosat

Setelah kemunculan internet unlimited dari Telkomsel Flash, Indosat pun meluncurkan 2 (dua) layanan paket internet unlimited murahnya melalui 2 (dua) layanan yang berbeda, walaupun dengan biaya yang hampir sama, yaitu:

1.) Indosat 3.5G Broadband

Diantara paket yang ditawarkan oleh Indosat dengan Indosat 3.5G Broadband-nya adalah Paket Unlimited “Package Isat Eco” dengan biaya Rp. 100.000/bulan + PPN 10 % atau total = Rp. 110.000/bulan (Pasca Bayar).

Karena berbasis Matrix Pasca Bayar, maka chip yang diberikan juga bisa digunakan untuk melakukan percakapan dan SMS seperti halnya Telkomsel Flash, dengan biaya yang dibebankan di luar biaya Rp. 100.000 + PPN 10 % tersebut.

Keterangan:

Kecepatan (speed): Up to 256 kbps hingga 2GB quota perbulan. Dan bila telah melampaui kecepatan tersebut, maka kecepatan diturunkan menjadi Up to 64 kbps.

2.) Indosat M2

Seperti halnya Telkomsel Flash dan Indosat 3.5G Broadband, Indosat M2 juga menawarkan beberapa paket pilihan. Paket termurah yang bisa kita pilih pada Indosat M2 ini adalah “IM2 Broom Unlimited” dengan biaya Rp. 100.000/bulan (Prabayar).

Tidak seperti pada Telkomsel Flash maupun Indosat 3.5G Broadband yang harus menunggu survey dan pengaktifan, maka layanan IM2 Broom unlimited ini dapat kita nikmati segera setelah kita membeli Paket Perdananya dengan harga Rp. 150.000 (+ voucher perdana), dimana pengaktifannya bisa kita lakukan sendiri atau diaktifkan langsung oleh pihak M2 atau reseller-resellernya.

Karena menggunakan sistem Prabayar, maka pembayaran untuk Indosat M2 Broom ini dapat dilakukan dengan cara isi ulang dengan voucher-voucher isi ulang produk Indosat seperti voucher IM2, Mentari, IM3, starone, atau dengan cara lainnya. Tetapi karena berbasis IM2, maka layanan ini tidak bisa digunakan untuk mengirim dan menerima panggilan suara/percakapan, atau SMS.

Keterangan:

Kecepatan (speed): Up to 256 kbps hingga 2GB quota perbulan. Dan bila telah melampaui kecepatan tersebut, maka kecepatan diturunkan menjadi Up to 64 kbps.

3. Exelcomindo

Seakan tidak mau kalah dari Telkomsel serta Indosat yang telah mendahuluinya, maka Exelcomindo (XL) pun mengeluarkan paket internet unlimited sebagai salah satu layanannya.

XL Unlimited ini pun menggunakan sistem prabayar seperti halnya IM2 Broom Unlimited. Setelah pembelian paket perdananya sebesar harga Rp.150.000 dilakukan, maka layanan ini sudah bisa langsung diaktifkan, serta koneksi internet telah dapat digunakan. Biaya perbulannya juga sama halnya seperti Indosat M2 Broom, yaitu Rp. 100.000/bulan dan bisa diisi ulang, hanya saja ada kelebihan lain untuk XL unlimited ini dibandingkan dengan Indosat M2 broom, yaitu bisa digunakan untuk malalukan percakapan serta SMS seperti halnya Telkomsel Flash Unlimited serta Indosat Broadband Unlimited.

Keterangan:

Kecepatan (speed): Up to 256 kbps hingga 2GB quota perbulan. Dan bila telah melampaui kecepatan tersebut, maka kecepatan diturunkan menjadi Up to 64 kbps.

Catatan: Semua layanan internet di atas bisa kita nikmati melalui Personal Computer (PC), note book (laptop), maupun dari pesawat handphone atau PDA GSM yang telah tersedia fitur untuk internet di dalamnya.

Operator-operator GSM sudah banyak yang menyediakan layanan akses internet unlimited murahnya.., sekarang tinggal giliran operator CDMA. Walaupun memang.. sudah ada juga operator CDMA yang mulai mengikuti jejak serta bersaing dengan para operator GSM, tetapi jumlah operator serta cakupan areanya belum seperti mereka. Dan untuk itu, kami komunitas para pengguna internet dan para internet marketer menantikanmu.. terutama produk yang lahir serta dikuasai oleh bangsa kita sendiri.

Dikutip dari: http://rumahcahaya.com/akses-internet-unlimited-gsm-paling-murah/
Selengkapnya...

Lowongan wartawan di Tabloid Alhikmah

Alhikmah, sebuah media massa (cetak dan online) bernafaskan Islam dengan
formasi Dewan Redaksi ulama-ulama terkemuka, semisal: Prof. DR. KH. Miftah
Faridl, KH Athian Ali M. Da'i, KH.Aminuddin Saleh, Dr. Asep Saeful Muhtadi
dan sederet nama lainnya,, membutuhkan tenaga dinamis dan menyukai tantangan
dakwah bil Qalam untuk mengisi posisi:



WARTAWAN kode (Wartawan)
- D3/S1 semua jurusan, usia maks. 27 thn

- Fresh Graduate atau berpengalaman sebagai wartawan.

- Aktif dan atau berpengalaman di organisasi dakwah.

- Terbiasa bekerja di bawah *deadline*.

- Melampirkan contoh karya

- Memiliki kendaraan bermotor (roda dua) dan SIM C.


Kirim lamaran, CV, Foto 4x6 serta KTP ke:
HRD Tabloid Alhikmah
Jl. Pasirkaliki 143 Lt.2 Bandung

Telp. (022) 70831050 Fax: (022) 6120130

atau melalui email ke:
rekrutmen@alhikmahonline.com

Lamaran paling lambat kami terima Jum’at, 29 Juni 2009.
Selengkapnya...

Toshiba NB200, Mungil, Cantik dan Dahsyat


Sejumlah vendor besar telah 'meracuni' pengguna komputer di Indonesia dengan netbook. Kini, tak mau ketinggalan, Toshiba juga coba ikut memikat hati para pengguna komputer dengan menghadirkan si mungil NB 200 yang memiliki sejumlah fitur dan tampilan yang dahsyat.



Terlambat datang

Kedatangan netbook Toshiba ini terbilang telat jika dibanding vendor-vendor lainnya yang sudah terlebih dulu menawarkan pesona netbook mereka di tanah air. Kendati demikian Toshiba tetap percaya diri. Mereka mempersenjatai netbook besutannya dengan fitur dan performa yang terbilang di atas rata-rata netbook yang saat ini banyak berseliweran di pasaran.

Misalnya, 3D acceleratometer monitoring yang dimilikinya. Fitur ini berfungsi untuk mendeteksi jika ada guncangan terhadap hardisk. Sistem ini secara seketika akan menyingkirkan head dari piringan hardisk sehingga dapat meminimalisir kerusakan hard disk ataupun kehilangan data.

Spesifikasi dan Design Ciamik

Dengan bandrol harga pada kisaran Rp 5,9 juta, Toshiba membekali NB 200 ini dengan jeroan yang lumayan, yakni:
  • Intel Atom N280 (1.66GHz) Processor
  • 160GB 5400rpm HDD
  • 1GB DDR2-533 RAM
  • Intel 945GSE Express Chipset
  • Intel GMA950 Graphics
  • 802.11b/g Wi-Fi
  • Port: 2x USB, 1x VGA, Headphone, Microphone jack
  • 3-in-1 Multi-card reader
  • Webcam
Berbicara masalah tampilan, netbook ini akan mampu menyita perhatian siapa pun yang melihatnya. Warna coklat yang bertekstur, bersanding dengan engsel bersepuh krom mengkilat, ditambah dengan manisnya penempatan tombol power pada bagian tengah engsel, menjadikan tampilannya patut diacungi jempol.

LCD berdiameter 10 inchi yang dimilikinya tampil secara optimal di resolusi 1024 X 600 pixel, walaupun terdapat berbagai ukuran resolusi lebih besar yang dapat digunakan.

Keyboard pada NB200 memiliki jarak pada setiap tombolnya sehingga untuk pengguna yang memiliki jari agak besar tidak akan mengalami kesulitan untuk mengetik. Namun, sayang untuk tombol tab yang berada di pojok kiri atas keyboard terkesan agak menyempil sehingga pengguna perlu membutuhkan sedikit penyesuaian agar terbiasa.

Ukuran dan Daya Tahan


Wajar jika sebuah netbook memiliki ukuran yang ringan sehingga memudahkan untuk aktivitas mobile. Demikian pula halnya dengan netbook besutan Toshiba ini. NB 200 memiliki ukuran 263 x 192.3 x 25.4, dengan berat 1,18 kg (termasuk baterai yang menempel di bagian bawah).

Saat detikINET coba berselancar di internet dengan menggunakan Wi-Fi, netbook ini sanggup bertahan selama sekitar 4 jam dengan tema Long Life batery yang sudah disertakan Toshiba.

Keunggulan:
+ Design Elegan
+ Fitur Menarik
+ Baterai cukup tahan lama

Kekurangan:
- Tombol Tab menyempil

Sumber: http://www.detikinet.com/read/2009/05/22/091738/1135395/406/toshiba-nb200-mungil-cantik-dan-dahsyat Selengkapnya...

20 May 2009

Vacancy: Web Develover

A Start-up System
Integrator Company for retail and restaurant looking for Web Developer personnel:


Able to read technical document in English Able to write OOP and database (SQL Script)Skilled in writing C# or VB and JavascriptSkilled in either ASPX or JSP

Submit application
and CV with your portfolio

axilian

Apt.Laguna Pluit
Lt.Dasar. Blok B No.58

Jl.Pluit Timur
Raya Blok MM

Jakarta 14450

Website: www.axilian. net

Email: hrd@axilian. net
Selengkapnya...

Fatal error: Cannot redeclare

Saya punya masalah juga nih, kl akses toko online saya di http://www.produkmuslimonline.com/category/berita/pmo-berita, muncul pesan:

Fatal error: Cannot redeclare widget_product_tag() (previously declared in /home/sloki/user/h62071/sites/produkmuslimonline.com/www/wp-content/plugins/wp-shopping-cart/widgets/product_tag_widget.php:4) in /home/sloki/user/h62071/sites/produkmuslimonline.com/www/wp-content/plugins/wp-shopping-cart/product_tag_widget.php on line 15

Solusi:
Non Aktifkan Plugin yang ada, kemudian Lancar gak da masalah.

Akhirnya Bisnis Jilbab, Gamis, Mukena di Produk Muslim Online semakin lancar :-D


Selengkapnya...

19 May 2009

Setting Permalink di Wordpress

Permalink adalah type alamat URL yang digunakan untuk artikel atau kategori. Type permalink dari wordpress, secara default mempunyai bentuk “http://namadomain.com/?p=N“, dimana N adalah nomer ID dari artikel.

Mesin pencari tidak begitu menyukai URL yang mempunyai kode-kode seperti “?” atau “=”, oleh sebab itu itu agar alamat URL dari website kita agar disukai (friendly) oleh mesin pencari, kita dapat mengubah permalink dari website kita. Caranya adalah dengan masuk kedalam administrator dari wordpress dan menuju ke menu “Setting - Permalinks“. Dalam bagian “Common Settings” terdapat beberapa opsi yang disediakan oleh wordpress diantaranya adalah “Day and name“, “Month and name” dan “Numeric“, kita dapat mengganti dengan memilih tipe URL yang kita sukai dari ketiga opsi tersebut. Selain itu juga terdapat opsi “Custom Structure” dimana kita dapat mengganti struktur permalink nya sesuai dengan keinginan kita.

Struktur Tag Permalink

Jika kita memilih “Custom Structure“, terdapat beberapa tag yang dapat kita gunakan untuk membentuk struktur dari permalink kita, diantaranya adalah

%year%

Digunakan untuk menampilkan tahun dalam 4 digit pada saat artikel dibuat, contoh 2008.

%monthnum%

Digunakan untuk menampilkan bulan, dalam 2 digit angka, contoh 04.

%day%

Digunakan untuk menampilkan tanggal, contoh 23

%hour%

Digunakan untuk menampilkan jam, contoh 15

%minute%

Digunakan untuk menampilkan menit, contoh 45

%second%

Digunakan untuk menampilkan detik, contoh 23

%postname%

Digunakan untuk menampilkan judul artikel

%post_id%

Digunakan untuk menampilkan nomer ID dari artikel, contoh 123

%category%

Digunakan untuk menampilkan kategori artikel

%author%

Digunakan untuk menampilkan penulis artikel

Contoh Penggunaan:

Jika kita ingin menggunakan struktur permalink sendiri, tag-tag diatas cukup digabungkan dan disesuaikan dengan urutan yang kita inginkan kemudian dimasukkan kedalam opsi “Custom Structure“. Misalkan kita ingin URL website kita menggunakan struktur permalink hanya menggunakan judul artikel, maka cukup mengetikan %postname% pada “Custom Structure“.

Dengan mengubah permalink standard dari wordpress akan kelihatan alamat URL website kita enak dilihat dan mudah dibaca karena sudah tidak lagi menggunakan kode “?” dan “=”, selain dari pada itu yang paling penting URL kita akan friendly dengan mesin pencari hal ini berarti salah satu teknik SEO (Search Engine Optimation) sudah kita lakukan.


Dikutip dari: http://gembong.web.id/seri-tutorial-wordpress-setting-permalink/
Selengkapnya...

18 May 2009

SEO Tools

This summary is not available. Please click here to view the post. Selengkapnya...

12 May 2009

Lowongan Kerja: PERWIRA POLRI SUMBER SARJANA (PPSS) 2009

DICARI (WANTED) 90 (Sembilan Puluh) orang LULUSAN SARJANA S1 & S2

Untuk menjadi :
PERWIRA POLRI SUMBER SARJANA (PPSS) 2009
Berdasarkan Surat Telegram KAPOLRI : ST/389/IV/2009 Tanggal 21 April 2009
Pendaftaran Sampai dengan Tanggal 17 Mei 2009

PERSYARATAN MENJADI PPSS
Umum:
1. Warga Negara Indonesia (Pria & Wanita)
2. Beriman & Bertaqwa kepada Tuhan YME
3. Sehat Jasmani & Rohani
4. Tidak Pernah Dipidana Karena Melakukan Kejahatan
5. Berwibawa, Jujur, Adil & Berkelakuan Tidak Tercela
6. Bersedia Ditempatkan Diseluruh Wilayah NKRI & Untuk Semua Bidang
Tugas


Persyaratan lainnya :
1. Pria & Wanita belum Pernah Menjadi Anggota Polri
2. Berijazah Sarjana S1 atau Magister S2 untuk bidang
a. Teknik (Kimia, Elektro, M E T A L U R G I , Fisika Nuklir &
Transportasi)
b. Ilmu Kesehatan
c. MIPA/SAINS
d. Fisip / Sospol
e. Pendidikan
f. Kelautan
g. Ekonomi
h. Ilmu Komputer
3. Menyerahkan Ijazah SD, SMP & SMA yang dilegalisir
4. IPK minimal 2,75
5. Umur maksimum Lulusan S1 = 28 tahun dan S2 = 30 tahun.
6. Tinggi Badan minimum Pria = 160 cm & Wanita = 155 cm
7. Sanggup Tidak Menikah Selama Pendidikan (DIKTUK)
8. Bersedia menjalani Ikatana Dinas I selama 10 tahun
9. Tidak Terikat Perjanjian dengan Instansi lain
10. Pernyataan Persetujuan dari Instansi ybs bila Sudah bekerja
11. Harus mengikuti & Lulus Test/Ujian dengan Sistim Gugur

Informasi lain (tidak tertulis): Remunerasi (salary) bila lulus
minimum 7,5 Juta/Bulan

Keterangan dapat di-unduh di : http://www.polri.go.id/index.php?op=penerimaan
Selengkapnya...

Lowongan Kerja: PT Panasonic Electric Works Gobel Manufacturing Indonesia

LOWONGAN KERJA

Kami informasikan bahwa PT Panasonic Electric Works Gobel
Manufacturing Indonesia, membutuhkan tenaga kerja untuk
ditempatkan & dengan kualifikasi sebagai berikut :

Engineering Section (WD)
Kualifikasi :
1. D3 Politeknik
(Mekatronik/ Elektrik)
2. Laki-laki
3. Usia Maksimal 25 Thn
4. Terbiasa dengan PLC Program
5. Diutamakan dapat
mengoperasikan Solid Works
atau Auto Cad


Incoming Inspection (EB)
Kualifikasi :
1. D3 Politeknik (Elektronika)
2. Laki-laki
3. Usia Maksimal 25 Thn
4. Mampu bekerja secara mandiri
maupun secara tim
5. Mampu berbahasa Inggris /
Jepang
6. Komunikatif

Surat lamaran dapat dikirimkan selambatnya tanggal 16 Mei
2009 melalui alamat email :
asep.a.d@id. pewg.panasonic. com

Hanya yang memenuhi kualifikasi, yang akan kami panggil

Contact Person :
Asep A Dani Hp. 081382310711
Ari Pamungkas Hp. 081334082579

Office : 021-8970045 ext 2204/2205

PT. Panasonic Electric Works Gobel Manufacturing Indonesia
EJIP Industrial Parks Plot 3D Cikarang Selatan, Bekasi 17550 Jawa
Barat Indonesia
Tlp. (021) 8970044, Fax (021) 8970040

Selengkapnya...

11 May 2009

Penjualan Konsinyasi

Pengertian Penjualan Konsinyasi

Penjualan konsinyasi disebut juga dengan penjualan titipan, pihak yang menyarankan barang (pemilik) disebut consignor (konsinyor) atau pengamat, sedang pihak yang menerima titipan barang tersebut disebut konsinyi, komisioner. Adapun pengertian penjualan menurut Hadori Yunus Harnanto adalah:

“Konsinyasi merupakan suatu perjanjian dimana pihak yang memiliki barang menyerahkan sejumlah barang kepada pihak tertentu untuk dijualkan dengan memberikan komisi” 3

Pada dasarnya semua penjualan konsinyasi tersebut adalah:

- Unsur perjanjian

- Unsur pemilik barang

- Unsur pihak yang dititipi barang

- Unsur barang yang dititipkan

- Unsur penjualan

- Unsur komisi

Mengabaikan salah satu unsur tersebut akan membuat transaksi tidak dapat disebut penjualan konsinyasi, oleh karena itu seluruh unsur tersebut harus ada pada saat penjualan konsinyasi.

Perbedaan Perlakuan Akuntansi Penjualan Reguler dan Penjualan Konsinyasi

Dalam pengertian penjualan reguler menurut M. Ichwan dan Arifin adalah:

“Peningkatan jumlah aktiva atau penurunan jumlah utang suatu badan usaha yang timbul dalam penyerahan barang/jasa/aktiva usaha lainnya dalam suatu periode”4

Penjualan konsinyasi mempunyai perbedaan yang khusus dengan penjualan reguler. Menurut Hadori Yunus Harnanto memberikan kriteria yang merupakan perbedaan perlakuan akuntansi konsinyasi dengan transaksi penjualan reguler. Keempat kriteria itu adalah sebagai berikut:

  1. Barang-barang masih menjadi hak milik konsinyor dan harus dilaporkan sebagai persediaan konsinyor boleh mengakui barang-barang konsinyasi sebagai persediaannya.
  2. Pendapatan diakui konsinyor pada saat barang-barang konsinyasi dapat dijual pada pihak ke-3.
  3. Pihak pengamat (consignor) sebagai pemilik tetap bertanggung jawab sepenuhnya terhadap semua biaya yang berhubungan dengan barang-barang konsinyasi. Sejak pengiriman barang sampai dengan saat komisioner berhasil menjual barang kepada pihak ke-3. Kecuali jika ditentukan lain dalam perjanjian diantara kedua pihak yang bersangkutan.
  4. Komisioner dalam batas kemampuannya mempunyai kewajiban menjaga keamanan dan keselamatan barang-barang yang diterimanya. Oleh karena itu administrasi yang tertib harus diselenggarakan sampai dengan saat ia berhasil menjual barang-barang tersebut kepada pihak ketiga.

Jadi perbedaan prinsip antara transaksi penjualan reguler dengan penjualan konsinyasi adalah:

1) Perpindahan hak milik atas barang yang bersangkutan

Dalam transaksi penjualan reguler hak milik barang berpindah kepada pembeli pada saat barang diserahkan, kemudian keadaan demikian dipakai sebagai dasar pengakuan terhadap timbulnya pendapatan. Sedangkan penjualan pada penjualan konsinyasi tidak berarti adanya penyerahan hak milik atas barang yang bersangkutan.

2) Pengakuan pendapatan

Perbedaan pengakuan pendapatan antara penjualan reguler dan penjualan konsinyasi akan berdampak pada laporan rugi laba. Menurut Ikatan Akuntansi Indonesia dalam bukunya yang berjudul Standar Akuntansi Keuangan Pengertian pendapatan adalah:

“Pendapatan adalah arus masuk bruto dari manfaat ekonomi yang timbul dari aktivitas normal perusahaan selama periode bila arus masuk itu mengakibatkan kenaikan ekuitas yang tidak berasal dari konstribusi modal”

Theodoras M. Tuana Kotta menyebutkan kriteria yang lebih tepat bagi pengakuan pendapatan adalah:

a. Adanya bukti yang kuat bahwa pembeli mempunyai maksud membeli dan penjual bermaksud menjual.

b. Penentuan mengenai barang tertentu yang akan dijual dan sudah dalam keadaan siap untuk dijual.

c. Perjanjian antara pembeli dan penjual mengenai barang jual formula untuk mencapai harga jual.

Jadi pendapatan suatu perusahaan dapat diakui oleh perusahaan apabila memenuhi kriteria diatas.

Hubungan Konsinyor dan Konsinyi dalam Konsinyasi

Hubungan antara pihak konsinyor dan pihak konsinyi menyangkut antara pihak pemilik dan agen penjual.

Undang-undang keagenan mengatur penetapan perjanjian atau ketentuan-ketentuan yang biasanya mencakup hal-hal sebagai berikut:

- komisi penjualan atau laba penjualan yang harus diberikan kepada pihak konsinyi

- syarat pembayaran dan penyerahan barang

- pemeliharaan dan penyimpanan serta penanganan persediaan barang konsinyasi dan hasil penjualannya

- syarat kredit yang harus diberikan untuk pihak konsinyi pada para langganan

- pengumpulan piutang dan tanggung jawab atas kerugian karena piutang tidak dapat ditagih

- penyelesaian keuangan oleh pihak konsinyi kepada konsinyor dan bentuk serta jangka waktu (periode)

- laporan yang harus dikirimkan oleh konsinyi

Selain beberapa ketentuan yang terdapat dalam perjanjian di antara kedua pihak tersebut, undang-undang keagenan juga mengatur ketetapan hak dan kewajiban kedua pihak, yaitu:

1) Hak-hak komisioner

a. Komisioner berhak untuk mendapatkan komisi dan pergantian biaya yang dikeluarkan sesuai dengan jumlah yang diatur dalam perjanjian kedua pihak.

b. Pada batas tertentu biasanya komisioner berhak memberikan jaminan terhadap barang-barang yang dijual

c. Untuk menjamin pemasaran barang, komisioner berhak memberikan syarat pembayaran kepada langganan, meskipun pengamat memberikan batasan-batasan yang dinyatakan dalam perjanjian.

2) Kewajiban komisioner

a. Melindungi keamanan dan keselamatan barang yang dikirimkannya dari pihak pengamat (konsinyor).

b. Mematuhi dan berusaha menjual semaksimal mungkin barang-barang milik pengamat sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam perjanjian.

c. Mengelola secara terpisah baik dari segi pisik maupun administrasi terhadap barang milik pengamat, sehingga identitas barang tersebut tetap dapat diketahui setiap saat.

d. Membuat laporan periodik tentang barang yang diterima, barang yang berhasil dijual dan barang yang masih dalam persediaan serta mengadakan penyelesaian keuangan seperti dinyatakan dalam perjanjian.

Adapun keuntungan-keuntungan dari penjualan konsinyasi dari kedua pihak sebagai berikut:

1) Bagi pihak consignor

a. Untuk memperluas daerah pemasaran, terutama jika:

- barang itu merupakan barang diintroduksir dan permintaan akan produk tidak diketahui

- penjualan tahun lalu tidak menguntungkan bagi agen penjualan

- barang itu mahal

- fluktuasi harga atau produk tidak tahan lama

b. Konsinyor dapat memperoleh spesialis penjualan.

Imbalan ini untuk jasa seperti ini hanya berupa komisi, yang dapat persentase harga jual atau dapat juga berupa jumlah yang tetap untuk setiap unit yang terjual.

2) Bagi pihak consignee

a. Pihak konsinyi terlepas dari resiko kegagalan dari barang itu atau resiko penjualan dengan rugi, faktor ini sangat penting bagi produk baru.

b. Resiko kerusakan pisik dan fluktuasi harga dapat dihindari

c. Kebutuhan modal kerja berkurang, karena penetapan harga pokok persediaan barang konsinyasi dilakukan oleh pihak konsinyor.

Karena keuntungan yang diperoleh sangat bermanfaat bagi kedua pihak maka keuntungan tersebut dijadikan alasan untuk mengadakan atau mengembangkan kebijaksanaan penjualan konsinyasi.

Metode Pencatatan Penjualan Konsinyasi

Dalam prinsipnya pendapatan pada konsinyasi diakui saat penjualan terhadap barang-barang konsinyasi dilakukan oleh konsinyi kepada pihak ketiga. Jika konsinyor membutuhkan laporan penjualan atau rugi atas penjualan barang-barang konsinyasi, maka pencatatannya harus diselenggarakan terpisah dari transaksi penjualan reguler.

Sedangkan untuk metode administrasi barang dagangan, terdapat dua alternatif, yaitu metode perpectual dan physic. Apabila transaksi konsinyasi dicatat secara terpisah dari transaksi lain, maka metode apapun yang dipakai, pihak konsinyor harus menyelenggarakan rekening “barang-barang konsinyasi”. Apabila transaksi tidak dicatat secara terpisah dari transaksi lain, maka pengiriman barang-barang konsinyasi dicatat dalam “memorandum”. Untuk setiap perjanjian dalam transaksi konsinyasi rekening barang-barang yang dititipkan pada konsinyi pada dasarnya adalah rekening barang-barang konsinyasi yang merupakan persediaan bagi konsinyor. Rekening tersebut dibuat sebagai rekening kontrol untuk tiap-tiap konsinyi atau satu rekening kontra dibuat untuk transaksi konsinyasi dengan semua konsinyi. Apabila konsinyor memerlukan rekening pembantu maka diselenggarakan rekening pembantu untuk tiap-tiap konsinyi. Apabila pihak konsinyor menghendaki laba atas penjualan konsinyasi harus ditetapkan tersendiri, maka rekening barang-barang konsinyasi untuk masing-masing konsinyi dibebani harga pokok barang yang dikirimkan kepada konsinyi dan semua biaya yang berkaitan dengan konsinyasi. Jika penjualan telah dilakukan oleh konsinyi maka rekening ini dikredit. Laba atau rugi atas penjualan konsinyasi akhirnya dipindah bukukan dari perkiraan laba atau rugi konsinyasi ke perkiraan laba rugi biaya yang mengikhtisarkan hasil netto dari semua aktivitas. Sedangkan apabila pihak konsinyor menghendaki transaksi konsinyasi harus disatukan dengan transaksi biasa lainnya dan laba rugi usaha juga harga dihitung. Maka pendapatan dan biaya penjualan konsinyasi dibukukan dalam perkiraan yang mengikhtisarkan kegiatan usaha bersama.

Untuk mencatat semua transaksi yang dicatat dalam ayat jurnal, maka perlakuan akuntansi untuk penjualan konsinyasi dapat digolongkan dalam:

1) Pencatatan oleh konsinyasi yang terselesaikan dengan tuntas.

Apabila dalam suatu perjanjian konsinyasi tersebut telah selesai pada saat pihak konsinyor akan menyusun laporan keuangan diakhir periode akuntansi maka prosedur pencatatan dan pos-pos jurnal yang harus dibuat oleh konsinyor atas pengiriman barang-barang, penjualan barang-barang, pembayaran barang-barang, dan penyelesaian keuangan, oleh pihak konsinyi kepada konsinyor adalah sebagai berikut:

a. Pencatatan pada buku konsinyor jika transaksi konsinyor diselenggarakan terpisah dari transaksi penjualan biasa.

Tabel 1

Perbedaan Pencatatan pada Buku Konsinyor

Transaksi Penjualan Konsinyasi Dicatat Secara Terpisah

Antara Metode Perpectual dan Metode Phisik

Metode Perpectual

Metode Phisik

1) pengiriman barang-barang konsinyasi

barang-barang konsinyasi xx

persediaan produk jadi xx

2) dibayar ongkos angkut pengiriman barang-barang konsinyasi xx

kas xx

3) diterima perhitungan penjualan

a. mencatat hasil penjualan

piutang dagang xx

penjualan konsinyasi xx

b. mencatat harga pokok penjualan HPP konsinyasi xx

biaya penjualan konsinyasi xx

barang-barang konsinyasi xx

4) penerimaan/pengiriman uang kas dari konsinyi

kas xx

piutang dagang xx

5) menutup/memindahkan kas saldo

rekening pengiriman barang-barang konsinyasi ke rugi laba

barang-barang konsinyasi xx

pengiriman barang-barang konsinyasi xx

barang-barang konsinyasi xx

kas xx

piutang dagang xx

penjualan konsinyasi xx

HPP konsinyasi xx

biaya penjualan konsinyasi xx

barang-barang konsinyasi xx

kas xx

piutang dagang xx

pengiriman barang-barang konsinyasi xx

rugi-laba xx

Sumber Hadori Yunus Hartanto, Akuntansi Keuangan Lanjutan, Edisi I, Cetakan Pertama, BPFE, Yogyakarta, 1981, halaman 152.

Didalam laporan perhitungan rugi laba, saldo rekening pengiriman barang-barang konsinyasi dikurangkan dari jumlah barang yang tersedia untuk dijual di dalam menentukan besarnya harga pokok penjualan reguler. Jurnal demikian tetap dibuat meskipun tidak ada barang yang terjual sampai dengan akhir tahun buku yang bersangkutan.

b. Pencatatan pada buku konsinyi jika transaksi konsinyi diselenggarakan terpisah dari transaksi perjalanan biasa.

- penyerahan barang kepada pihak konsinyi. Disini pihak konsinyi mencatat penerimaan barang atas konsinyi dengan suatu memorandum dalam buku harian atau dalam buku tersendiri yang diselenggarakan untuk tujuan ini.

- Beban pihak konsinyi yang harus ditetapkan pada konsinyasi akan dijurnal sebagai berikut:

konsinyasi masuk xx

kas xx

- penjualan oleh pihak konsinyi, akan dijurnal sebagai berikut:

kas xx

konsinyasi masuk xx

- komisi atau laba yang masih harus diterima bagi konsinyi akan dijurnal sebagai berikut:

konsinyasi masuk xx

komisi atas penjualan konsinyasi xx

- pengiriman uang kas dan perkiraan penjualan konsinyasi oleh pihak konsinyi, akan dijurnalkan sebagai berikut:

konsinyasi masuk xx

kas xx

c. Pencatatan pada buku konsinyor. Jika transaksi konsinyasi tidak diselenggarakan terpisah dari transaksi penjualan biasa

Tabel 2

Perbedaan pencatatan pada Buku Konsinyor

Transaksi Penjualan Konsinyi tidak Diselenggarakan Terpisah

Antara Metode Perpectual dan Metode Phisik

Metode Perpectual

Metode Phisik

1) pengiriman barang-barang konsinyasi

barang-barang konsinyasi xx

persediaan produk jadi xx

2) dibayar ongkos angkut pengiriman ongkos angkut xx

kas xx

3) diterima perhitungan penjualan

a. mencatat hasil penjualan

piutang dagang xx

hasil penjualan xx

b. mencatat harga pokok penjualan harga pokok penjualan xx

barang-barang konsinyasi xx

c. menghapus saldo rekening pengiriman barang-barang pada akhir periode tahun buku untuk barang-barang yang telah terjual

4) penerimaan/pengiriman uang kas

kas xx

piutang dagang xx

barang-barang konsinyasi xx

pengiriman barang-barang konsinyasi xx

ongkos angkut xx

kas xx

piutang dagang xx

hasil penjualan xx

harga pokok penjualan xx

barang-barang konsinyasi xx

pengiriman barang-barang konsinyasi xx

kas xx

piutang dagang xx

Sumber Hadori Yunus Hartanto, Akuntansi Keuangan Lanjutan, Edisi I, Cetakan Pertama, BPFE, Yogyakarta, 1981, halaman 153.

Jurnal untuk menghapuskan saldo rekening pengiriman barang-barang konsinyasi dan rekening. Barang-barang konsinyasi tidak perlu dibuat pada metode phisik apabila pada saat pengiriman barang tidak dicatat dalam buku jurnal, akan tetapi dalam bentuk memorandum saja.

d. Pencatatan pada buku konsinyi jika transaksi konsinyasi tidak diselenggarakan terpisah dari transaksi penjualan biasa.

- Penyerahan barang kepada pihak konsinyi. Disini pihak konsinyi mencatat barang konsinyasi dengan ayat jurnal memorandum.

- Beban pihak konsinyi ditetapkan pada pihak konsinyasi.

Pihak konsinyi mendebet perkiraan pihak konsinyor untuk beban yang harus dibebankan pada pihak konsinyor dan mengkredit perkiraan aktiva atau perkiraan kewajiban yang bersangkutan.

- Penjualan oleh pihak konsinyi.

Konsinyi mencatat penjualan konsinyasi seperti pada penjualan biasa. Masing-masing ayat jurnal penjualan disertai dengan sebuah ayat jurnal untuk mencatat beban yang dikeluarkan oleh pihak konsinyor, untuk barang-barang yang dijual, perkiraan pembelian atau perkiraan harga pokok penjualan didebet dan perkiraan pihak konsinyor dikredit.

- Komisi atau laba yang masih harus diterima bagi pihak konsinyi.

Pihak konsinyi tidak membuat ayat jurnal untuk komisi atau laba atas penjualan konsinyasi. Pendapatan atas penjualan konsinyi akan tergambar dalam laba kotor pihak konsinyi sebagai akibat dari ayat-ayat jurnal yang dibuat diatas tadi.

- Pengiriman uang kas dan perkiraan penjualan konsinyasi oleh pihak konsinyi.

Pihak konsinyi mencatat pembayaran kepada pihak konsinyor dengan mendebet perkiraan pihak konsinyor dan mengkredit perkiraan kas.

2) Pencatatan untuk konsinyasi tidak terselesaikan dengan tuntas.

Apabila pihak konsinyor perlu menyusun laporan keuangan pada akhir periode akuntansi sedangkan jangka waktu perjanjian konsinyasi masih berlangsung atau belum semuanya barang-barang konsinyasi berhasil dijual oleh konsinyasi, maka diperlukan penyesuaian terhadap barang-barang yang terkait pada sebagian produk belum selesai dengan tuntas sampai akhir periode akuntansi.

Adapun pembahasannya adalah sebagai berikut:

a. Pencatatan pada buku konsinyor jika transaksi konsinyasi diselenggarakan terpisah dari transaksi penjualan biasa.

Pada akhir periode fiskal konsinyor membukukan laporan penjualan konsinyasi, agar ia dapat membukukan laba atau rugi atas penjualan barang-barang konsinyasi sampai tanggal tersebut. Metode pencatatan terhadap transaksi konsinyasi dicatat dengan cara seperti dalam perjanjian konsinyasi yang terselesaikan dengan tuntas, hanya besarnya penjualan konsinyasi dicatat sebesar jumlah barang-barang konsinyasi yang terjual. Pencatatan barang-barang yang telah dikeluarkan oleh konsinyor maupun konsinyi yang berkaitan dengan penjualan barang-barang konsinyasi harus dialokasikan masing-masing pada barang-barang yang telah terjual maupun barang-barang yang belum terjual.

Penyerahan barang-barang kepada konsinyi yang semula dibukukan dengan mendebet perkiraan barang-barang konsinyasi, pada saat penjualan dilakukan saldo barang konsinyasi dikredit sebesar harga pokok barang-barang konsinyasi yang dijual oleh konsinyi. Hal ini menyebabkan perkiraan barang-barang konsinyasi masih mengandung saldo debet. Saldo debet ini menyatakan harga pokok biaya-biaya lain yang dibebankan pada barang-barang konsinyasi yang belum terjual. Saldo dalam perkiraan barang-barang konsinyasi dicantumkan dalam neraca sebagai bagian dari persediaan akhir perusahaan.

b. Pencatatan pada buku konsinyor jika transaksi tidak diselenggarakan terpisah dari transaksi penjualan biasa.

Apabila transaksi konsinyasi pencatatannya tidak ditetapkan tersendiri atau disatukan dengan transaksi penjualan biasa, maka pihak konsinyor membukukan terhadap biaya-biaya yang dikeluarkan sehubungan dengan hasil penjualan konsinyasi ke dalam buku-buku pihak konsinyor dengan mendebet perkiraan biaya-biaya yang bersangkutan. Namun apabila barang-barang konsinyasi yang dititipkan pada konsinyi belum terjual, maka biaya-biaya tersebut harus ditangguhkan pembebanannya. Jika konsinyor menggunakan metode perpectual, maka penyerahan barang-barang kepada konsinyi dicatat dalam memorandum. Apabila diterima laporan perhitungan penjualan dari konsinyi, diperlakukan sama seperti bila terjadi penjualan regular pos jurnal pada saat tutup buku disertai dengan pos jurnal yang menangguhkan biaya-biaya yang berkaitan dengan produk yang belum terjual, yaitu dengan mendebet perkiraan biaya yang ditangguhkan pembebanannya sebesar alokasi biaya untuk barang yang belum terjual dan mengkredit perkiraan biaya-biaya yang masih melekat pada produk yang belum terjual.

Sedangkan jika memakai metode phisik, maka penyerahan barang-barang kepada konsinyi yang semula dicatat dalam memorandum, pada saat diterima laporan perhitungan penjualan dari konsinyasi, diperlakukan sama seperti bila terjadi penjualan reguler. Sedangkan biaya-biaya yang dikeluarkan konsinyi yang masih melekat pada produk yang belum terjual, maka bagian biaya tersebut dijurnal dengan mendebet barang-barang konsinyasi, sejumlah biaya yang masih melekat produk yang belum terjual. Pada akhir periode, harga pokok barang konsinyasi yang belum terjual dan biaya angkut yang dikeluarkan konsinyor, yang masih melekat pada produk yang belum terjual akan dikredit dan barang-barang konsinyasi didebet, sehingga saldo barang-barang konsinyasi menunjukkan harga pokok barang-barang konsinyasi serta biaya-biaya yang masih melekat pada barang-barang konsinyasi yang belum terjual.

c. Pencatatan pada buku konsinyi jika transaksi dicatat secara terpisah dan tidak dicatat secara terpisah dari transaksi penjualan biasa.

Tabel 3

Perbedaan Pencatatan Pada Buku Konsinyi

Jika Transaksi Dicatat Secara Terpisah dan

Tidak Dicatat Secara Konsinyi

Transaksi-Transaksi

Apabila transaksi konsinyasi dicatat secara terpisah

Apabila transaksi konsinyasi tidak dicatat secara terpisah

Penerimaan barang-barang konsinyasi

memo

memo

1. Penjualan tunai

Kas ……………….. xx

Barang komisi …….xx

a) Kas………xx

Penjualan……xx

b) Pembelian….xx

Hutang………xx

2. Dibayar ongkos angkut

Barang-barang komisi …xx

Kas …………………….xx

Hutang……..xx

Kas…………..xx

4 a. Perhitungan komisi atas hasil penjualan barang-barang komisi

b. Pengiriman

perhitungan dan sekaligus pengiriman cek hasil penjualan

a. Barang-barang komisi….xx

Pendapatan komisi……..xx

b. Barang-barang komisi….xx

Kas……………………..xx

b. Hutang……xx

Kas…………xx

Sumber: Hadori Yunus dan Harnanto, Akuntansi Keuangan Lanjutan, Edisi I,

Cetakan Pertama, BPFE, Yogyakarta, 1981, hal 159

Proses pencatatan selanjutnya, yaitu penutupan rekening-rekening nominal ke rekening rugi laba serta pemindahan saldo laba atau rugi ke laba yang ditahan dilakukan seperti biasa.

Perlakuan Akuntansi terhadap Barang-Barang Konsinyasi yang Dikembalikan dan Uang Muka Konsinyi

1. Barang-barang konsinyasi yang dikembalikan

Apabila barang-barang konsinyasi dikembalikan kepada pengamanat (consignor), maka rekening barang-barang konsinyasi harus dikredit dengan harga pokok barang-barang yang bersangkutan. Biaya-biaya yang berhubungan dengan aktivitas untuk menjual barang-barang tersebut (ongkos angkut, biaya pengepakan, biaya perakitan dan biaya pengiriman kembali), harus dibebankan kepada pendapatan untuk periode yang bersangkutan. Biaya-biaya yang terjadi itu tidak dikapitalisasi sebagai bagian harus pokok barang-barang yang dikembalikan atau tidak perlu ditangguhkan pembebanannya, karena tidak memberikan manfaatnya dimasa yang akan datang. Dalam hal barang-barang dikembalikan karena rusak, sehingga manfaatnya tidak lagi sebanding dengan harga pokoknya, maka penurunan nilai itu harus diakui sebagai kerugian. Jika biaya-biaya perbaikan diperlukan untuk dapat menjual barang-barang tersebut, maka biaya perbaikan (reparasi) demikian harus diakui sebagai biaya periode yang bersangkutan.

2. Uang muka konsinyasi

Apabila dalam transaksi konsinyasi, konsinyor mengharuskan pembayaran uang muka terhadap barang-barang konsinyasi yang dikirimkan kepada konsinyi, maka penerimaan uang muka tersebut dapat dijurnal sebagai berikut:

Kas …………………. xx

Uang muka konsinyi…………………… xx

Uang muka dari konsinyi ini, harus disajikan sebagai utang dalam neraca sampai terjadi pelunasan barang konsinyasi, maka pada saat pelunasan dijurnal sebagai berikut:

Kas ………………………….. xx

Uang muka konsinyi ………… xx

Piutang konsinyi …………….……xx

Pengaruh Penyajian Transaksi Penjualan Konsinyasi dalam Laporan Keuangan Bagi Konsinyor

Prosedur-prosedur yang harus digunakan konsinyor jika menghendaki penyajian informasi yang lebih lengkap baik mengenai penjualan konsinyasi maupun penjualan biasa, adalah dengan melakukan pencatatan transaksi penjualan konsinyasi secara terpisah dari transaksi penjualan biasa. Sedangkan untuk penyajian di dalam laporan perhitungan laba rugi dapat dilakukan dengan cara:

1. Menggunakan data-data penjualan, harga pokok penjualan dan biaya penjualan dari transaksi konsinyasi secara terpisah dari transaksi penjualan biasa.

2. Data-data penjualan, harga pokok penjualan dan biaya penjualan yang bersangkutan dilaporkan secara terpisah dan sejajar dengan data penjualan biasa. Pelaporan demikian dipakai apabila transaksi penjualan barang konsinyasi merupakan bagian yang penting dalam kegiatan distribusinya.

3. Menyajikan data transaksi penjualan konsinyasi di dalam laporan perhitungan laba rugi, dengan melaporkan laba atau rugi penjualan konsinyasi tanpa menyajikan data penjualan dan biaya yang bersangkutan, yaitu dengan jalan menambahkan atau mengurangkan laba rugi konsinyasi dari laba kotor penjualan biasa.


Dikutip dari: http://dahlanforum.wordpress.com/2008/04/21/penjualan-konsinyasi/
Selengkapnya...

07 May 2009

Trik Mudah membuat Read more

Lagi-lagi soal membuat fasilitas Read more.. atau Selengkapnya.. pada template baru (XML), topik ini rupanya yang paling banyak di baca dan di minati oleh para blogger baru. Hal ini terlihat dari banyaknya komentar yang masuk pada artikel tersebut, ada yang girang karena sudah merasa berhasil dan ada juga yang sedikit kecewa karena masih menemui kegagalan.

Dengan masih adanya kegagalan-kegagalan tersebut, maka dapat di tarik kesimpulan bahwa metode yang saya sampaikan ternyata masih kurang untuk di pahami. Dari itu tentu harus di pikirkan cara yang tepat dalam penyampaian suatu panduan. Beberapa waktu yang lalu ada sebuah komentar yang masuk pada salah satu artikel saya (artikel yang mana saya lupa dan sedikit malas untuk membuka dokumen komentar) bahwa metoda penyampaian tersebut sangatlah mudah untuk di pahami, maka pada kesempatan kali ini saya akan mencoba metoda tersebut pada artikel membuat fungsi Read more.. atau Selengkapnya...

Saran saya, ketika anda melakukan Editting pada kode template, sebaiknya jangan memakai browser Internet Explorer terutama Internet Explorer 6, pakailah browser lain semisal FireFox ataupun Opera. Bagi yang belum mempunyai browser FireFox bisa mendownloadnya secara gratis di sini! dan untuk Opera bisa mendownloadnya di sini!, Kenapa jangan memakai Internet Explorer? ini merupakan pengalaman pribadi saya ketika melakukan editting sering menemukan pesan error ketika memakai IE, dan apabila memakai browser lain pesan Error tersebut tidak muncul (proses edtting sukses), dan saya pernah membaca di blogger forum banyak yang melaporkan isu ini dan pihak blogger sendiri menyarankan untuk sementara memakai browser lain selain IE (maaf lupa catat alamat link nya).
Bagi yang belum sukses membuat fungsi read more..., coba ikuti langkah berikut ini :
Langkah #1
  • Sign in di blogger dengan id anda.

  • Klik Pengaturan

  • Klik Format

  • Pada layar paling bawah, ada text area kosong disamping tulisan Template Posting, isi tesxt area kosong tersebut dengan kode di bawah ini :



  • Klik tombol Simpan Pengaturan
Pemasangan kode ini di maksudkan agar pada saat posting artikel, kode tersebut langsung muncul tanpa harus menuliskan terlebih dahulu, jadi membantu kita agar tidak harus selalu mengingat kode tersebut.

Langkah #2
  • Klik menu Dasboard

  • Klik Tata Letak

  • Klik tab Edit HTML

  • Klik tulisan Download Template Lengkap.

  • Silahkan save dulu template tersebut, ini di maksudkan untuk mengurangi resiko apabila terjadi kesalahan ketika melakukan editting pada template, kita masih punya back up data untuk mengembalikannya seperti semula

  • Beri tanda centang pada kotak di samping tulisan Expand Template Widget , lihat gambar di bawah :

  • expand widget template

  • Tunggu beberapa saat ketika proses sedang berlangsung


  • Silahkan anda cari kode berikut pada kode template milik anda :


  • atau kode di bawah ini (sama saja) ;

  • Hapus kode diatas, lalu ganti dengan kode di bawah ini (klik pada tombol untuk menandai):


  • Klik tombol Simpan Template
  • Selesai.

Cara Posting Artikel
  • Klik menu Posting

  • Klik menu Edit HTML, maka secara otomatis tampak kode yang telah kita setting tadi, yakni :



  • Tuliskan artikel yang ingin tampak pada blog sebelum kode :



  • Tulis keseluruhan sisa artikel sesudah kode di atas tadi dan sebelum kode :



  • Klik tombol bertuliskan MEMPUBLIKASIKAN POSTING

  • Klik tulisan Lihat Blog(di jendela baru) untuk melihat hasil dari postingan kita, kemudian lihat apakah hasilnya sukses atau tidak. Jika tidak, mungkin ada bagian yang terlewatkan. Coba lihat kembali langkah diatas

Mudah-mudahan dengan adanya postingan ini tidak ada lagi yang mengalami kegagalan dalam membuat menu Read more...
Bagi anda yang mengikuti tutorial ini dan mengalami kegagalan, jangan panik ketika blog anda menjadi amburadul (katanya begitu dalam komentar), upload kembali backup templatenya dan nanti akan kembali ke keadaan semula sebelum di edit.
Selamat mencoba !

Dikutip dari: http://kolom-tutorial.blogspot.com/2008/01/trik-mudah-membuat-more.html
Selengkapnya...

Pencarian Detail

Peluang Usaha

Produk Muslim Online

Mukena Solo

Grosir Gamis Muslimah

Indonesia Now

Peluang Bisnis

 


TDW University Free Website Hosting